Etika AI dari Perspektif Indonesia
Kategori: Literasi AI / AI Terapan

Tentang Kursus

Kecerdasan artifisial (AI) sudah hadir di keseharian kita. Wujudnya pun bervariasi, mulai dari rekomendasi konten TikTok, chatbot layanan pelanggan bank, hingga penilaian kredit pinjol. Namun demikian, sebagian besar penggunanya belum memahami risiko dan implikasi etisnya. Kursus ini hadir untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan mengkaji isu-isu etika AI yang paling relevan bagi masyarakat Indonesia: bias algoritma, privasi data, disinformasi berbasis AI, dan tata kelola teknologi. Setiap topik dibahas bukan dari sudut teknis semata, melainkan melalui lensa budaya, sosial, dan konteks lokal Indonesia. Pembahasannya mulai dari ekosistem media sosial kita, regulasi UU PDP dan Kominfo, hingga tantangan literasi digital di masyarakat yang beragam.

Lebih dari sekadar mengenal risiko, kursus ini membekali peserta dengan cara berpikir kritis dan panduan praktis untuk menjadi pengguna AI yang bertanggung jawab. Peserta akan diajak merefleksikan bagaimana nilai-nilai lokal seperti Pancasila dan semangat gotong royong dapat menjadi bingkai etika yang relevan di era digital. Di akhir kursus, peserta diharapkan mampu mengenali bias dan disinformasi berbasis AI, memahami hak-hak digitalnya, serta ikut berperan aktif dalam membentuk ekosistem AI Indonesia yang lebih adil dan inklusif.

Apa yang akan kamu pelajari?

  • Cara kerja AI secara non-teknis, ketimpangan global dalam pengembangan AI, dan relevansi etika AI bagi pengguna Indonesia sehari-hari
  • Jenis-jenis bias (data, desain, umpan balik), dampaknya terhadap kelompok rentan di Indonesia, serta peran pengguna sebagai pengawas aktif.
  • Praktik pengumpulan data oleh platform populer, hak-hak pengguna berdasarkan UU PDP No. 27/2022, dan ketegangan antara norma kolektif budaya Indonesia dengan privasi individual.
  • Cara kerja deepfake, bot, dan konten sintetis; studi kasus pemilu Indonesia 2024; serta teknik verifikasi dan prebunking menggunakan alat cek fakta lokal.
  • Prinsip etika AI global, nilai-nilai Pancasila dalam tata kelola AI, panduan praktis di lingkungan kerja, dan checklist etis pengguna.
  • Peta regulasi AI nasional (SE Menkominfo, UU ITE, Peta Jalan AI 2025–2045), perbandingan pendekatan global, dan cara warga berpartisipasi dalam advokasi kebijakan.

Course Content

1.1 AI Bukan Sihir: Cara Kerja Dasar Kecerdasan Artifisial
1.2 Dari Silicon Valley ke Jakarta: Siapa yang Membuat AI, untuk Siapa?
1.3 Mengapa Etika AI Relevan bagi Kita?
Module 1 Quiz
2.1 Apa Itu Bias Algoritmik?
2.2 Bias dalam Konteks Indonesia: Ras, Bahasa, dan Daerah
2.3 Bias dalam Layanan Publik dan Finansial
2.4 Apa yang Bisa Kita Lakukan? Strategi Mitigasi Bias Algoritma
Module 2 Quiz
3.1 Apa Itu Privasi dan Mengapa AI Mengancamnya?
3.2 Data Anda Bernilai: Bagaimana Aplikasi Mengumpulkan dan Memanfaatkannya
3.3 UU Perlindungan Data Pribadi dan Hak-Hak Digital Kita
3.4 Privasi, Budaya, dan Konteks Indonesia
Module 3 Quiz
4.1 Lanskap Disinformasi di Indonesia
4.2 AI Sebagai Alat Disinformasi: Deepfake, Bot, dan Konten Sintetis
4.3 Disinformasi Politik dan Pemilu: AI sebagai Alat Manipulasi Demokrasi
4.4 Cara Mengenali dan Melawan Disinformasi
4.5 Literasi Media Kritis untuk Konteks Indonesia
Module 4 Quiz
5.1 Prinsip-Prinsip Etika AI Global dan Relevansinya untuk Indonesia
5.2 Nilai Lokal dalam Tata Kelola AI: Pancasila dan Gotong Royong
5.3 AI di Tempat Kerja: Hak dan Tanggung Jawabnya
5.4 Menjadi Pengguna AI yang Kritis dan Bertanggung Jawab
Module 5 Quiz
6.1 Peta Regulasi AI Indonesia: Status Terkini
6.2 Perbandingan Pendekatan Regulasi: Indonesia, ASEAN, dan Dunia
6.3 Isu Terkini dan Tantangan Ke Depan: AI Generatif, Hak Cipta, dan Perlindungan Konsumen
6.4 Peran Warga: Advokasi, Partisipasi, dan Masa Depan AI Indonesia
Module 6 Quiz
Module 6 Quiz